TENGAH MALAM di ASIA AFRIKA

DSCF1990

kupilih satu bangku

di dekat air mancur

di belokan cikapundung

malam itu tak begitu banyak orang

hanya beberapa pasang kekasih melintas di depanku

 

lalu diikuti dirimu duduk di samping bangku yang sama

berdampingan memerhatikan kilatan cahaya

aku dan dirimu saling diam tak banyak kata

ditelan suara bising kendaraan

yang belum juga reda dihentikan malam

 

seorang pengamen menghampiri

menyanyikan lagu cinta

beberapa keeping dikumpulkan di atas telapak tangan

menunggu hingga lagu usai

 

kepingan berpindah tuan

doa-doa dialirkan usai nyanyian

aku dan dirimu hanya tertawa

meski entah doa diamini atau tidak

namun doa tetap doa

hadirnya menghidupkan

 

bangku itu,

jadi bangku kedua dari perjalanan

yang baru saja dimulai

sebab ada yang paling kuingat

malam itu,

dirimu mencipta puluhan senyum

di ujung bibirku tanpa jeda.

01.12.15

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s