Bagai Bunga Kecil di Rumput Liar

Bagai Bunga Kecil di Rumput Liar

Musim penghujan. Januari tahun ini basah. Tanah nyaris hanya sesekali kering. Matahari rehat di timur dan nyaris terlewatkan tenggelam di barat. Matahari benar-benar rehat.
Begitupun ada yang sedang rehat di dalam tubuhku. Di sini, di dada kiriku. Tepat di jantungku. Bukan, bukan berhenti berdetak. Bukan mati, karena mati tulisan ini takkan ada. Takkan hadir di tempat ini.
Aku rehatkan seluruh perasaan. Aku rehatkan ini semua. Aku rehatkan dari luka, dari rasa dari cinta dari apapun selain hanya untuk berterimakasih. Pada zat yang menitipkanku sehelai nyawa dan setia mendampingiku, meskipun sesekali aku pernah abai pada Nya.
Tak ada langit seputih pemandangan pagi, Sabtu ini. Aku hanya titik hitam yang sedang dan selalu belajar berjalan di antara segala semesta. Mengeja setiap hal yang mampir menyapaku. Berjibaku dengan segala yang datang dan duduk singgah pada hidup. Aku hanya mampu berterima kasih. Apalagi. Hanya itu bekalku. Mensyukuri…

18.01.14

-ess-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s